Selasa, 10 April 2012

Protect ourselves!


Siapa, sih yang enggak mau punya pacar dan merasakan sayang-sayangan sama dia. Tapi sebelum jadian atau punya pacar baru lagi, 'persenjatai' diri kita. Supaya enggak terjebak dengan gaya pacaran enggak sehat, nih.

Gaya pacaran yang enggak sehat adalah pacaran yang bikin kita merasa enggak nyaman, ketakutan dan bisa saja dirugikan secara materi. Lebih seram lagi kalau kita sampai mengalami kekerasan fisik.

1.      Kenal dan sayang diri sendiri
Sebelum sayang sama orang lain, kita harus sayang sama diri sendiri dulu.
Cara: pertama-tama dengan kenal sama diri sendiri. Cari tahu, apa yang bisa bikin kita sedih, sakit hati, senang, atau juga bisa bikin kita lemah. Kekuatan yang dipunya bisa kita perkuat dan hal-hal yang gampang bikin kita lemah atau langsung meleleh gara-gara pacar bisa kita hindari. Eggak mau, dong, kalau kelemahan kita nanti dimanfaatin orang lain. Ini bikin kita tahu hal apa yang menyenangkan dan enggak buat kita.
2.      Bikin 'aturan' pacaran
Memang, sih, perasaan itu susah banget diatur. Apalagi kalu sudah nyangkut soal cinta, hi hi hi. Cuma, enggak ada salahnya kalau kita bikin beberapa aturan soal hal-hal yang enggak kita suka dalam pacaran. Bisa aturan soal pacar boleh menyentuh kita sampai mana atau hal apa dari pacar yang bisa bikin kita bakal mutusin dia. Pastiin juga aturan ini enggak merugikan diri sendiri.
Contoh kayak gini:
  • Aku bakal mutusin pacar yang selingkuh.
  • Pacar Cuma boleh cium pipi dan jidat aku.
Kalau dia maksa minta lebih, aku bakal marah.
3.      Terbuka, dong
Kalau punya pertanyaan apapun soal pacaran kayak seks atau gimana cara menghadapi pacar jangan takut atau malu nanya ke orang lain. Kalau ortu kita asyik, boleh banget, kok, nanya mereka. Kalau perlu, Tanya orang-orang yang 'jago' kayak saudara yang sudah jadi psikolog atau dokter. Pendapat mereka pasti jauh lebih pas.
4.      Trust the voice within
Percayalah dengan suara hati kita. Kalau suara hati berbisik, 'kayaknya ini enggak asik, deh,' penting, lho, buat kita untuk mendengarkannya. Enggak usah takut mikir buat ninggalin pacar kalau suara hati kita bilang dia enggak pantas buat kita atau dia sudah bikin kita ketakutan.
5.      Peka dengan perubahan
Pacar tiba-tibba marah tanpa alasan. Padahal, biasanya dia enggak gitu, lho. Jangan anggap ini cuma hal kecil atau mikir dia begitu gara-gara dia lagi punya masalah. Ungkin saja itu adalah sifat aslinya yang baru kita lihat. Enggak mau, dong, punya pacar aneh atau psycho gitu :P. Coba, deh, untuk perhatiin setiap perubahan perilaku dia ke kita. Ini juga bisa dilatih dengan mulai care denan perubahan gaya ngobrol atau hobi teman di sekitar kita marah.
6.      Saya bisa jadi korban
Mugkin kita sering dengar atau baca cerita soal cewek yang mengalami pola pacaran enggak sehat.  Kayak megalami kekerasa fisik, dimatrein atau selalu diancam putus sama pacarnya. Kalau kebetulan kita enggak mengalami itu, bukan berarti kita enggak bisa jadi korban, lho. Selalu waspada kayaknya harus banget dilakukan. Selalu jaga diri, ahkan dari pacar, tetap perlu dilakukan.

sumber : kawanku
READ MORE - Protect ourselves!

move forward, now!



Siapa, sih, yang enggak pengin sukses? Enggak ada, lah. Tapi kenapa hidup kita enggak maju-maju, ya... Tinggalkan sikap yang bikin kita stuck, mulai sekarang!

1. dia begini, dia begitu
Setiap orang punya gaya masing-masing. Makanya kita semua punya cara sendiri buat menyelesaikan sesuatu. Jadi jangan pernah membandingkan diri kita dengan orang lain. "Dia cuma belajar satu jam saja bisa dapat 90, ngapain aku harus belajar lama-lama?" Hmm... kapasitas kita sama eggak dengan dia?

2. pesimis
Kalau belum apa-apa sudah bilang enggak bisa, ya, dijamin enggak bakal bisa. Never underestimate yourself. Selalu coba dulu sebelum bilang enggak bisa. kalau masih gagal, coba lagi, teruuus sampai bisa. Seperti kata Thomas A. Edison, "I will not say I failed 1000 times, I will say that I discovered there are 1000 ways that can cause failure."

3. kamu siapa, sih?!
Orang yang sukses bukan cuma menghargai diri mereka sendiri. Mereka juga bisa menghargai orang lain. Bill Gates, pendiri Microsoft, dan orang terkaya di dunia mengaku suka makan siang dengan anak buahnya. "Dengan mendengarkan pendapat mereka, saya bisa dapat info berharga untuk mengembangkan perusahaan." Kalau Bill Gates saja bisa ngomong begitu, masak kita mau bersikap snob? Jangan pernah memandang orang rendah karena mereka ada di 'posisi bawah'. Kita enggak tahu apa yang sanggup mereka lakukan suatu hari nanti. Jadi pastikan untuk selalu bilang terima kasih dan tolong setiap kali butuh bantuan, oke?!

4. I'm living in the past
Enggak mau melepaskan masa lalu adalah salah satu yang bikin kita mandek. Misal, kita enggak akan jatuh terus hanya karena kita pernah jatuh, kan? Everybody makes mistakes. Makin cepat kita melupakan kenangan buruk dan memaafkan diri sendiri, makin cepat kita keluar dari masa lalu. Eits, termasuk memaafkan orang lain juga, lho.

5. behaving like a child
Bersikap seperti anak kecil membuat jarak antara kita dan kesuksesan semakin jauh. Buruan buang sifat-sifat jelek seperti suka ngambek, egois, mau selalu dituruti dan enggak mau kalah. Punya disiplin dan tanggung jawab juga penting banget, tuh.

6. individualis
Coba cek orang-orang sukses di dunia. Di balik kesuksesan mereka, pasti ada tim super hebat yang selalu siap mendukung. Kita semua memang butuh orang lain. Jadi jangan cuma mikirin diri sendiri. Memerhatikan kebutuhan orang lain juga bisa jadi kunci kesuksesan kita.

7. comfort zone
Pas kita sudah merasa terlalu nyaman sama suatu situasi. Misal, karena kita punya banyak teman dan berprestasi, itu berarti kita sedang berada dalam zona nyaman. Dan jujur saja, kita semua pasti takut meninggalkan zona nyaman kita. "Kalau aku pindah ke sekolah lain, mereka bakal menerima aku kayak anak-anak di sini, enggak ya?" Meskipun susah, meninggalkan zona nyaman itu perlu kalau kita pengin maju. Di tempat baru,  kita bisa belajar lagi dan dapat pengalaman baru.

8. pede
Di atas segala-galanya, kita harus pede! Bukan berarti over pede, tapi memang harus bangga sama kelebihan kita. Yakinlah enggak ada satu orang pun yang lahir tanpa kelebihan apa-apa. Jadi, buruan cari tahu potensi kita, dan kembangkan semaksimal mungkin.

sumber:kawanku
READ MORE - move forward, now!

Girlfriend's needed



'Aksesori' yang kita semua harus punya: teman cewek! Penting banget! Lebih penting dari sepatu, baju, atau tas baru. Kenapa? Karena teman cewek punya kemampuan supernatural buat bikin hidup kita lebih indah.

1. Kita bisa punya sepuluh gebetan sekaligus dan mereka enggak bakal ketawa pas kita cerita.
2. Teman shopping yang menyenangkan. Dijamin enggak bakal ngomel dan bilang kita sudah kebanyakan belanja.
3. Bisa jadi fashion stylist dan make up artist pribadi buat kita.
4. Teman cewek pasti lebih perhatian dibanding teman cowok. Kadang malah lebih perhatian dari pacar, lho.
5. Perhatian dari mereka enggak sama dengan naksir, alias, enggak ada beban...
6. Cewek enggak malu merangkul, gandeng, meluk, cium, bahkan ngomong 'I Love You' ke temannya.
7. Enggak punya masalah buat curhat dari hati ke hati.
8. Ngerti banget aneh-anehnya cewek pas PMS.
9. Selalu siap dengan tisu pas nonton drama bareng.
10. Tetap semangat dengerin kita curhat soal orang-orang yang enggak mereka kenal.
11. Bisa diajak diskusiin love life (termasuk love life orang lain) semalam suntuk.
12. Habis nonton film, kita bisa duduk berjam-jam diskusiin film yang kita tonton. Mostly, tampang pemainnya, dong. He he he...
13. Beli majalah baru, baca bareng, dan gosipin berita seleb terbaru.
14. Siap sedia 24 jam buat dengerin curhat kita.
15. Sekutu kita pas lagi sebal sama orang.
16. Siapa lagi yang mau menemani kita telepon berjam-jam? Only girlfriend does...
17. Ngerti kenapa cewek itu butuh creambath, mani-pedi, hair mask, lulur, spa, massage, dll, etc...
18. Enggak ribut suruh kita olahraga.
19. They listen. Meaning, REALLY REALLY listen!
20. Dijamin enggak bakal ngetawain idola kita. Mereka malah bisa bantu kita ngumpulin pin-up dan poster-poster sang idola.
21. Dalam kamus cewek, enggak ada istilah 'Enggak penting banget, sih!'
22. Selalu notice kalau ada yang berubah dari diri kita. Bahkan kalau kita cuma sekedar potong poni. Dan mereka enggak pelit pujian!
23. Enggak ngomong "Dua-duanya bagus,kok," pas kita nanya baju mana yang lebih bagus.
24. Ngerti kenapa kita butuh banyak baju, sepatu, dan tas.
25. Enggak bingung mesti kasih kado apa ke kita. Mereka selalu tahu apa yang lagi kita inginkan.
READ MORE - Girlfriend's needed

Conversation Starter

Impian kita, sih, pengin jadi cewek gaul yang selalu bikin suasana rame. Tapiii... pertama kali ketemu orang baru, kita langsung melempem dan terdiam. Ngomong apa, yaaa?


1. sekolah di mana?
Ini nih, pertanyaan standar setelah, "Nama kamu siapa?" Tapi jangan cuma sekadar nanya sekolah dia di mana. Bikin obrolan jadi lebih panjang dengan cara menanyakan kegiatan dia di sekolah. Misal, ikut ekskul apa, atau dia jurusan apa. Dari situ kita juga bisa tahu lebih banyak tentang kejadian yang terjadi di sekolah orang lain.

2. nongkrong di mana?
Banyak bahan pembicaraan yang bisa dimulai dari satu pertanyaan standar, "Kamu biasa nongkrong di mana?" Kalau itu juga tempat tongkrongan kita, kita bisa membahas habis tempat itu, kalau bukan, kita bisa nanya apa yang menarik di sana, siapa tahu bisa jadi tempat tongkrongan baru kita, kan...

3. gaul sama siapa?
Dari ngobrolin tempat nongkrong, lanjut tanya siapa teman-teman mainnya. Misal, "Kamu biasa nongkrong di sana sama siapa?" Dunia itu sempit banget. Jadi enggak jarang orang yang baru kita kenal biasanya juga mengenal teman-teman kita. Kalau sampai ada, banyak banget tuh bahan obrolan yang bisa kita omongin. Mulai dari dia kenal teman kita dari mana, atau share cerita-cerita lucu tentang teman yang sama-sama kita kenal itu.

4. suka nonton?
Ini dia salah satu topik yang cukup menyenangkan untuk dibahas, yaitu tentang film yang lagi 'main' di bioskop. Tanya, "Eh, kamu suka nonton film, enggak?" Kalau jawabannya iya, langsung saja omongin film yang lagi hot saat itu. Atau tanya film favorit dia. Tapi lihat-lihat juga ya, kalau dia kelihatan enggak excited ngomongin film, buruan ganti topik sebelum pembicaraan jadi basi.
Also Good: Selain nonton, kita bisa tanya macam-macam hal yang berhubungan dengan hobi dia. Misal, wisata kuliner, baca, olahraga, organisasi, atau apa saja.


5. kamu keren banget, deh!
Kalau dia kelihatan cukup fashionable, coba mulai topik pembicaraan tentang fashion items yang lagi tren. Misal, "Bangles kamu keren banget deh! Beli di mana?" Dari situ kita bisa nanya tempat belanja murah, atau tempat membuat sepatu-sepatu lucu.


6. kita lagi ngapain sih?
Bahas kegiatan yang lagi kita lakukan saat itu. Misal kita kenalan sama seseorang saat lagi nonton konser musik, ya ajak dia ngobrol soal si artis yang lagi manggung. Secara ini hal yang sama-sama kita sukai (kalau enggak, mana mungkin kita tonton, kan?), pasti obrolan bakal jadi seru.


7. eh, kamu tahu enggak?
Coba ajak dia ngobrol soal berita yang lagi ramai diomongin. Bisa tentang gosip artis, politik, bencana alam, atau berita sosial lainnya. Selain tukar informasi, first impression dia terhadap kita juga bakal lebih oke karena omongan kita 'berbobot', he he he...
Coba Ini: Rubrik Did You Know di W bisa banget jadi bahan pembuka obrolan yang oke.
READ MORE - Conversation Starter